Dahua vs Hilook pilih mana? – Di era sekarang, kebutuhan akan keamanan makin tinggi. Mulai dari rumah pribadi, ruko, kantor, sampai gudang, hampir semua orang merasa butuh perlindungan ekstra. Salah satu cara paling praktis dan efisien yang banyak dipilih orang adalah pasang CCTV. Kenapa? Karena CCTV bisa memantau segala aktivitas secara real-time, memberikan rasa aman, dan bisa jadi bukti kalau suatu saat terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Tapi masalahnya, saat orang mulai cari informasi untuk pasang CCTV, mereka langsung dihadapkan pada berbagai pilihan merek, model, dan harga. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul dari calon pengguna adalah: “Pilih Dahua atau Hilook ya?”
Pertanyaan itu bukan tanpa alasan. Kalau kamu coba cari “pasang CCTV murah” atau “rekomendasi CCTV terbaik” di Google atau marketplace, dua merek ini—Dahua dan Hilook—pasti muncul paling atas. Keduanya memang termasuk brand populer di Indonesia, terutama di kalangan orang yang butuh sistem keamanan tapi tetap ingin menjaga budget. Tapi, meskipun sering muncul barengan, keduanya sebenarnya punya perbedaan yang cukup signifikan, baik dari segi fitur, kualitas gambar, harga, hingga kemudahan pemasangan. Masalahnya, nggak semua orang ngerti detil teknis atau bisa langsung menilai mana yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Akhirnya, banyak orang cuma pilih berdasarkan harga termurah atau rekomendasi teman, tanpa tahu apakah itu benar-benar cocok untuk mereka.
Sebenarnya, memilih CCTV itu kayak memilih kendaraan: kamu harus tahu dulu tujuannya apa, dipakai di mana, dan seberapa sering digunakan. Sama halnya dengan CCTV—kalau kamu butuh buat pengawasan rumah biasa, toko kecil, atau kos-kosan, tentu beda kebutuhannya dengan CCTV untuk kantor besar atau gudang penyimpanan. Sayangnya, kebanyakan orang langsung merasa bingung karena semua produk terlihat mirip di permukaan. Nah, karena itulah artikel ini kami buat: biar kamu nggak asal pilih, tapi bisa memahami dengan jelas apa perbedaan antara Dahua dan Hilook, serta mana yang paling cocok untuk situasi kamu.
Sebagai gambaran awal, Dahua adalah brand asal Tiongkok yang sudah lama berkecimpung di dunia sistem keamanan. Mereka punya lini produk lengkap, mulai dari kamera standar sampai teknologi canggih berbasis AI (Artificial Intelligence). Di sisi lain, Hilook adalah sub-brand dari Hikvision, yang juga berasal dari Tiongkok, dan dikenal dengan produk-produk CCTV yang lebih entry-level, cocok untuk konsumen rumahan atau pemilik usaha kecil. Secara umum, Dahua sering dilihat sebagai pilihan yang “lebih serius”, sementara Hilook diposisikan sebagai pilihan hemat tapi tetap andal.
Namun, bukan berarti yang satu selalu lebih baik dari yang lain. Semua kembali ke kebutuhan kamu. Misalnya, kalau kamu butuh CCTV yang bisa deteksi gerakan orang, wajah, atau bahkan bisa diintegrasikan ke sistem alarm, tentu Dahua punya keunggulan. Tapi kalau kamu hanya ingin kamera untuk memantau depan rumah dan ingin pasang sendiri tanpa ribet, Hilook mungkin jauh lebih cocok. Masalahnya, informasi ini seringkali nggak dijelaskan secara sederhana dan membumi, sehingga banyak orang jadi bingung sendiri saat mau ambil keputusan.
Nah, di artikel ini, kita akan bahas perbandingan antara Dahua dan Hilook secara menyeluruh. Mulai dari harga, fitur, kualitas gambar, kemudahan instalasi, hingga garansi yang ditawarkan. Tujuannya sederhana: kamu bisa lebih yakin saat memutuskan mau pasang CCTV yang mana, tanpa harus bolak-balik nanya ke teknisi atau browsing tanpa arah. Apalagi, kalau kamu memang punya niat serius untuk pasang CCTV dalam waktu dekat, informasi ini akan sangat membantu kamu memilih yang terbaik—bukan hanya berdasarkan harga, tapi juga nilai jangka panjangnya.
Jadi, sebelum buru-buru beli atau pesan jasa pasang, yuk pahami dulu perbedaan keduanya. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan sistem keamanan yang benar-benar sesuai kebutuhan, aman di kantong, dan nggak bikin pusing di kemudian hari. Siap? Yuk kita mulai dari tabel perbandingan singkat untuk memberi kamu gambaran umum!
Perbandingan Dahua VS Hilook
Setelah kamu memahami pentingnya memilih CCTV yang tepat, sekarang waktunya kita lihat gambaran ringkas dari dua merek yang paling sering dibandingkan: Dahua dan Hilook. Lewat tabel ini, kamu bisa langsung melihat kelebihan dan kekurangan masing-masing dari lima aspek utama: harga, fitur, kualitas gambar, garansi, dan kemudahan instalasi.
| Kriteria | Dahua | Hilook |
|---|---|---|
| Harga | 💰 Sedikit lebih mahal, tapi sebanding dengan fitur dan kualitas | 💸 Lebih ekonomis, cocok untuk pengguna rumahan dan usaha kecil |
| Fitur Tambahan | 🔍 Canggih, tersedia AI, deteksi gerakan pintar, night vision advance | ⚙️ Fitur standar, cukup untuk kebutuhan pengawasan dasar |
| Kualitas Gambar | 📷 Sangat baik, lebih stabil di kondisi pencahayaan rendah | 📸 Baik untuk penggunaan umum, tapi bisa turun kualitas di malam hari |
| Garansi | ✅ Garansi resmi 2 tahun (lebih tenang untuk jangka panjang) | ✅ Garansi resmi 1 tahun, cukup untuk kebutuhan awal |
| Kemudahan Instalasi | 🛠 Biasanya dipasang oleh teknisi, cocok untuk sistem skala besar | 🔧 Lebih mudah dipasang sendiri (DIY), cocok buat pemula |
Tabel di atas memberi kamu gambaran cepat untuk menilai mana yang mungkin lebih sesuai dengan kebutuhanmu. Tapi biar lebih jelas, mari kita bahas satu per satu di bagian berikutnya. Kamu akan lebih paham kenapa masing-masing poin itu penting sebelum benar-benar memutuskan pasang CCTV yang terbaik buat rumah atau bisnismu.
1. Harga: Hilook Lebih Terjangkau, Tapi Apa Cukup?
Kalau bicara soal pasang CCTV, satu hal yang paling pertama dipikirkan orang adalah: “Berapa biayanya?” Dan itu wajar. Harga memang jadi faktor penting yang sering kali menentukan keputusan. Di sinilah nama Hilook mulai terdengar menarik, karena dikenal sebagai merek CCTV yang harganya lebih terjangkau dibandingkan Dahua. Tapi… apakah harga murah selalu jadi pilihan terbaik?
Mari kita bahas secara mendalam.
Hilook: Pilihan Ekonomis untuk Pemula
Hilook adalah brand alternatif dari Hikvision, yang secara strategis memang diposisikan sebagai solusi hemat untuk pengguna rumahan, UMKM, atau pemula yang ingin mencoba sistem pengawasan tanpa harus keluar budget besar. Harga satu set kamera Hilook (4 channel + DVR + kabel + konektor) bisa kamu temukan mulai dari Rp1,5 juta sampai Rp2,5 juta-an tergantung kualitas dan resolusi kamera.
Dengan harga segitu, kamu sudah bisa mendapatkan sistem CCTV dasar yang bisa memantau area rumah, garasi, atau toko. Bahkan, banyak pengguna pemula yang merasa cukup puas dengan Hilook karena mudah dipasang dan memberikan hasil visual yang cukup jelas.
Tapi tentu saja, harga murah ini ada alasannya. Hilook biasanya hadir dengan fitur dasar, kualitas komponen standar, dan garansi yang lebih pendek (sekitar 1 tahun). Jadi, kalau kamu mengutamakan harga dan hanya butuh sistem pengawasan sederhana, Hilook memang bisa jadi pilihan yang masuk akal.
Dahua: Harga Lebih Mahal, Tapi Banyak yang Kamu Dapatkan
Di sisi lain, Dahua memang punya harga sedikit lebih tinggi. Untuk paket kamera dengan kualitas yang setara dengan Hilook, biasanya kamu akan menemukan harga mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp4 juta-an, tergantung jumlah channel, fitur yang disematkan, dan resolusi kamera. Jika masuk ke kelas menengah ke atas (misalnya kamera dengan fitur AI, deteksi wajah, night vision full color, atau penyimpanan cloud), maka harganya bisa lebih tinggi lagi.
Tapi perbedaan harga ini bukan tanpa alasan. Kamera dari Dahua umumnya dibekali dengan build quality yang lebih kokoh, sistem perekaman yang lebih stabil, serta fitur yang memang ditujukan untuk kebutuhan lebih serius. Selain itu, banyak teknisi CCTV profesional yang lebih menyukai Dahua karena lebih fleksibel untuk skema instalasi skala besar seperti gedung perkantoran, gudang, rumah produksi, dan sebagainya.
Garansi Dahua pun lebih panjang, biasanya 2 tahun, bahkan ada distributor yang berani memberi 3 tahun tergantung seri produknya. Ini membuat pengguna merasa lebih tenang karena jika ada kerusakan, servis resmi masih bisa diandalkan.
Apakah Harga Menentukan Segalanya?
Jawabannya: tidak selalu.
Kalau kamu hanya ingin memasang kamera untuk memantau depan rumah atau toko kecil dan tidak butuh fitur tambahan seperti remote viewing atau deteksi gerakan, maka Hilook bisa jadi pilihan yang cerdas dan ekonomis.
Namun, kalau kamu ingin sistem CCTV yang bisa kamu andalkan jangka panjang, apalagi untuk bisnis atau properti bernilai tinggi, maka membayar lebih mahal di awal dengan memilih Dahua bisa menghemat biaya di kemudian hari. Kamu tidak perlu upgrade terlalu cepat, tidak repot urusan klaim garansi, dan tidak bingung saat butuh menambah kamera atau mengembangkan sistem.
Harga:
-
Hilook cocok untuk kamu yang:
-
Punya budget terbatas
-
Baru pertama kali pasang CCTV
-
Butuh sistem sederhana untuk rumah/toko kecil
-
-
Dahua cocok untuk kamu yang:
-
Punya budget lebih
-
Butuh fitur lebih lengkap dan kualitas lebih stabil
-
Ingin sistem CCTV yang tahan lama dan bisa di-upgrade
-
Dalam dunia keamanan, harga memang penting. Tapi jangan lupa, CCTV itu ibarat asuransi—kamu tidak ingin tahu nilainya setelah kejadian buruk terjadi. Maka dari itu, penting banget memilih dengan pertimbangan menyeluruh, bukan cuma karena harga murah atau diskon besar.
2. Fitur: Dahua Unggul dalam Teknologi
Saat kamu memutuskan untuk pasang CCTV, sebenarnya kamu bukan hanya membeli kamera. Kamu sedang berinvestasi dalam sistem keamanan yang bisa melindungi properti, aset, dan kenyamanan hidupmu. Karena itu, fitur yang dimiliki oleh sebuah kamera CCTV adalah salah satu hal paling krusial yang harus kamu perhatikan.
Nah, dalam hal fitur, di sinilah letak perbedaan paling mencolok antara Dahua dan Hilook. Kalau kamu membandingkan secara langsung, kamu akan menyadari bahwa Dahua memang lebih unggul dalam hal inovasi dan teknologi. Tapi bukan berarti Hilook tidak layak dipertimbangkan. Mari kita bahas lebih dalam.
Hilook: Fitur Dasar yang Fungsional
Hilook memang dirancang untuk pasar pengguna awal, sehingga fitur-fitur yang ditawarkan lebih ke arah kebutuhan standar. Kamu tetap bisa mendapatkan fitur seperti:
-
Resolusi hingga 1080p (Full HD)
-
Night Vision (IR – Infrared)
-
Perekaman via DVR atau NVR
-
Akses via aplikasi mobile (HilookVision)
-
Motion detection (deteksi gerakan sederhana)
Semua fitur ini sebenarnya sudah cukup bagi banyak pengguna rumahan yang ingin memantau rumah saat bekerja atau malam hari. Bahkan, untuk toko kecil atau kos-kosan, fitur-fitur di atas bisa memberikan keamanan yang memadai. Pengguna juga bisa mengakses kamera dari jauh melalui HP, asalkan terhubung ke jaringan internet.
Namun, karena Hilook berada di kelas entry-level, kamu akan menemukan bahwa fitur-fitur ini hanya bersifat basic. Artinya, kamu mungkin tidak akan mendapatkan fitur lanjutan seperti deteksi wajah, alarm otomatis, atau pengenalan objek yang lebih canggih.
Dahua: Lengkap, Canggih, dan Terintegrasi
Berbeda dengan Hilook, Dahua menghadirkan berbagai lini produk dengan fitur yang jauh lebih lengkap, bahkan beberapa teknologinya sudah menggunakan kecerdasan buatan (AI). Fitur-fitur unggulan Dahua antara lain:
-
Resolusi tinggi: dari 2MP, 4MP, hingga 4K Ultra HD
-
Smart IR dan ColorVu (warna di malam hari)
-
Deteksi gerakan pintar (Smart Motion Detection)
-
Deteksi wajah, pengenalan plat nomor kendaraan (LPR)
-
Perimeter protection: mendeteksi jika seseorang melewati garis batas virtual
-
Akses cloud storage + integrasi ke sistem alarm
-
Aplikasi Dahua DMSS yang intuitif dan profesional
Dengan fitur-fitur ini, kamu bisa mengatur sistem CCTV secara lebih fleksibel dan profesional. Misalnya, kamu bisa membuat skenario di mana alarm akan berbunyi jika seseorang memasuki area tertentu setelah jam operasional. Atau kamu bisa mengatur agar kamera merekam hanya saat ada gerakan, untuk menghemat ruang penyimpanan.
Selain itu, Dahua juga mendukung sistem terintegrasi, artinya CCTV bisa disambungkan ke perangkat lain seperti alarm, access control, hingga interkom video. Ini membuatnya cocok untuk perkantoran, rumah mewah, gudang, sekolah, atau toko skala besar.
User Interface dan Aplikasi
Dalam hal aplikasi mobile, Hilook punya HilookVision, sedangkan Dahua menggunakan DMSS. Keduanya bisa digunakan untuk memantau kamera dari smartphone. Tapi secara antarmuka dan kestabilan, DMSS milik Dahua jauh lebih unggul dan bisa menangani sistem CCTV dengan banyak channel tanpa lag.
Bahkan untuk teknisi atau pemilik bisnis, software manajemen kamera dari Dahua jauh lebih lengkap dan bisa diakses via PC, termasuk fitur backup otomatis, analisa video, hingga notifikasi berbasis AI.
Jadi, Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhanmu?
-
Pilih Hilook jika kamu hanya butuh fitur standar seperti merekam, memantau dari HP, dan melihat footage secara manual saat dibutuhkan. Cocok untuk rumah, ruko kecil, atau pengguna pemula.
-
Pilih Dahua jika kamu ingin fitur lebih canggih seperti night vision full color, deteksi wajah, alarm otomatis, hingga sistem CCTV yang bisa tumbuh mengikuti kebutuhanmu.
Memilih fitur CCTV itu seperti memilih fitur di smartphone: semua bisa dipakai nelpon, tapi hanya yang premium bisa kasih pengalaman maksimal. Jadi sebelum pasang CCTV, pikirkan: kamu cuma ingin kamera yang “sekadar ada”, atau sistem keamanan yang benar-benar bisa diandalkan dan fleksibel untuk jangka panjang?
Kalau kamu butuh sistem yang bisa berkembang dan memberi perlindungan maksimal, fitur dari Dahua adalah investasi jangka panjang yang layak dipertimbangkan.
3. Kualitas Gambar Dahua VS Hilook
Salah satu alasan utama orang memutuskan untuk pasang CCTV adalah untuk bisa melihat rekaman kejadian dengan jelas. Baik itu untuk memantau aktivitas di rumah, mengawasi karyawan di toko, atau memastikan keamanan gudang, kualitas gambar menjadi poin penting yang sangat menentukan efektivitas kamera. Lalu, bagaimana perbandingan kualitas gambar antara Dahua dan Hilook?
Secara umum, Dahua memang memiliki keunggulan dari sisi kualitas gambar. Tapi bukan berarti Hilook tidak bisa diandalkan. Mari kita bahas lebih dalam untuk memahami perbedaan kualitas gambar dari kedua merek ini dalam berbagai kondisi nyata di lapangan.
Hilook Cukup untuk Kebutuhan Dasar
Untuk kamu yang baru pertama kali pasang CCTV, Hilook bisa dibilang sudah lebih dari cukup. Kamera Hilook umumnya menggunakan resolusi 2MP (1080p), dan tersedia juga varian 4MP untuk seri yang sedikit lebih mahal. Dengan resolusi ini, kamu bisa mendapatkan gambar yang jelas untuk pemantauan harian seperti:
-
Siapa yang masuk atau keluar rumah
-
Aktivitas di depan toko atau halaman
-
Pengawasan area parkir
Di siang hari atau kondisi pencahayaan terang, kualitas gambar Hilook terbilang tajam. Wajah orang, plat nomor kendaraan, atau aktivitas umum bisa terlihat cukup jelas. Tapi tantangannya mulai terasa ketika pencahayaan mulai menurun, misalnya di malam hari atau area yang minim cahaya.
Meskipun Hilook dilengkapi fitur IR night vision (inframerah), hasil gambar malam hari biasanya hanya berupa hitam-putih, dan ketajamannya menurun. Untuk area yang benar-benar gelap atau punya banyak bayangan, kamu mungkin kesulitan mengenali wajah atau detail objek secara akurat.
Dahua Stabil di Segala Kondisi Pencahayaan
Nah, inilah kenapa banyak teknisi CCTV dan pengguna profesional lebih memilih Dahua, terutama untuk pemasangan di area yang butuh pengawasan serius. Kamera Dahua, bahkan untuk seri 2MP sekalipun, umumnya memiliki kualitas sensor dan lensa yang lebih baik dibanding Hilook.
Dahua juga menawarkan teknologi Full Color Night Vision, yaitu kemampuan merekam dalam warna meskipun dalam kondisi gelap. Jadi, di malam hari kamu tetap bisa melihat warna baju orang, warna kendaraan, bahkan detail kecil seperti arah pergerakan atau benda yang dibawa. Fitur ini sangat berguna saat kamu perlu bukti visual yang kuat, misalnya jika terjadi pencurian atau tindakan mencurigakan.
Selain itu, Dahua juga punya teknologi WDR (Wide Dynamic Range) yang berguna ketika kamera menangkap gambar dengan pencahayaan ekstrem, seperti sorotan matahari atau cahaya lampu langsung ke arah kamera. Dengan WDR, gambar tetap seimbang—bagian terang tidak terlalu silau, dan bagian gelap tetap terlihat.
Stabilitas dan Kompresi Video
Satu hal yang sering luput dari perhatian adalah stabilitas sistem dan efisiensi penyimpanan. Dahua menggunakan teknologi kompresi video H.265+ yang lebih efisien dibanding Hilook (yang umumnya masih menggunakan H.264 atau H.265 standar). Dengan kompresi ini, kamu bisa merekam lebih lama di hard disk tanpa menurunkan kualitas video secara drastis.
Jadi meskipun kamu pasang 4 atau 8 kamera sekaligus, hasil rekamannya tetap stabil dan tidak mudah korup. Ini penting, terutama kalau kamu butuh bukti visual beberapa hari atau minggu ke belakang.
Jadi, Siapa Pemenangnya?
Kalau bicara soal kualitas gambar secara keseluruhan, Dahua jelas unggul. Teknologi sensor yang lebih canggih, kemampuan night vision berwarna, dan fitur-fitur penunjang seperti WDR dan kompresi efisien membuat Dahua menjadi pilihan utama untuk kamu yang ingin hasil rekaman maksimal dalam segala kondisi.
Namun, jika kebutuhanmu hanya untuk pengawasan standar di area yang terang dan tidak terlalu luas, Hilook tetap bisa jadi pilihan yang masuk akal—selama kamu sadar batasannya.
Kesimpulan:
-
Pilih Hilook jika:
-
Pengawasan dilakukan di area dengan pencahayaan cukup
-
Kamu butuh kualitas gambar standar untuk pemantauan dasar
-
Budget terbatas tapi tetap ingin solusi CCTV yang berfungsi baik
-
-
Pilih Dahua jika:
-
Lokasi minim cahaya atau butuh pengawasan 24 jam tanpa kompromi
-
Kamu ingin hasil gambar malam hari tetap berwarna dan jelas
-
Kebutuhan keamanan bersifat profesional, seperti toko besar, kantor, atau gudang
-
Ingat, rekaman CCTV bukan sekadar video—tapi bisa jadi bukti penting yang berharga. Jangan sampai kamu baru sadar pentingnya kualitas gambar saat terjadi hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu, kalau kamu memang serius ingin pasang CCTV, pertimbangkan kualitas gambar sebagai prioritas utama sebelum memilih merek.
4. Garansi: Sama-Sama 2 Tahun, Tapi Apa Ada Bedanya?
Ketika kamu ingin pasang CCTV, salah satu hal penting yang sebaiknya tidak kamu abaikan adalah garansi. Kenapa? Karena perangkat CCTV adalah perangkat elektronik yang terus menyala 24 jam non-stop, setiap hari, sepanjang tahun. Risiko kerusakan karena faktor usia, gangguan listrik, atau bahkan kerusakan pabrik (cacat produksi) tetap bisa terjadi, meskipun kamu memilih merek terbaik sekalipun.
Kabar baiknya, baik Dahua maupun Hilook, dua brand CCTV yang paling sering dibandingkan ini, ternyata sama-sama memberikan garansi resmi selama 2 tahun. Tapi apakah itu berarti keduanya benar-benar sama dari sisi perlindungan purnajual? Tidak selalu. Yuk kita bahas lebih dalam supaya kamu bisa memilih dengan lebih bijak.
Sama-Sama 2 Tahun, Tapi Perhatikan Syarat dan Ketentuan
Secara umum, kedua brand ini memang menawarkan garansi selama dua tahun dari distributor resmi di Indonesia. Artinya, selama dalam masa garansi dan kerusakan bukan karena kesalahan pengguna (misalnya kena air, korsleting karena pemasangan tidak sesuai prosedur, atau jatuh dari tempat tinggi), maka kamu berhak mengklaim dan mendapatkan perbaikan atau unit pengganti sesuai kebijakan layanan.
Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
-
Distribusi Resmi vs Non-Resmi: Pastikan kamu membeli dari distributor atau toko resmi yang memang mengakui garansi 2 tahun dari pabrikan. Karena di lapangan, masih banyak unit Hilook atau Dahua yang dijual dengan label “tanpa garansi” atau hanya 1 tahun karena dibeli dari jalur grey market (tidak resmi).
-
Kelengkapan Dokumen: Umumnya, agar bisa klaim garansi, kamu harus menyimpan nota pembelian atau kartu garansi dari toko. Beberapa toko online atau marketplace bahkan memberikan e-garansi yang bisa kamu klaim secara online, jadi pastikan kamu simpan bukti pembelian dengan baik.
-
Proses Klaim: Di sinilah sering terjadi perbedaan pengalaman. Meskipun durasi garansi sama, proses klaim dan layanan purnajual bisa berbeda tergantung pada toko tempat kamu beli, atau distributor yang menangani. Beberapa pengguna melaporkan bahwa untuk Hilook, proses klaim kadang membutuhkan waktu lebih lama karena stok pengganti tidak selalu tersedia.
Dukungan Teknisi dan Suku Cadang
Dahua sebagai brand yang lebih senior dan banyak digunakan oleh kalangan profesional, biasanya memiliki jaringan teknisi yang lebih luas dan suku cadang yang lebih mudah ditemukan. Ini membuat proses perbaikan jika ada kerusakan setelah masa garansi pun lebih mudah dilakukan, baik secara resmi maupun melalui teknisi lapangan.
Sementara itu, Hilook juga sudah mulai dikenal dan banyak dipakai, tetapi karena posisinya sebagai produk entry-level, jaringan teknisinya bisa jadi belum sekuat Dahua—terutama di kota-kota kecil atau daerah yang belum banyak toko CCTV.
Namun, jika kamu membeli dari partner resmi atau toko profesional seperti sunojoyo.com, baik Dahua maupun Hilook akan diperlakukan secara profesional. Ini artinya, kamu akan dibantu mulai dari instalasi hingga klaim jika sewaktu-waktu ada masalah dengan unit yang terpasang.
Realita di Lapangan: Mana yang Lebih Aman?
Jika hanya melihat dari sisi “angka” garansi, memang tidak ada pemenang. Keduanya setara: 2 tahun garansi resmi. Tapi kalau kita melihat dari pengalaman purnajual, support teknis, dan kesiapan dukungan layanan—Dahua cenderung sedikit lebih unggul. Hal ini juga didorong oleh faktor volume pengguna yang lebih luas di sektor industri dan bisnis.
Namun, bukan berarti Hilook tidak layak. Justru, jika kamu membeli dari penjual resmi dan tidak memasang sembarangan, kamu tetap bisa menikmati layanan garansi yang baik. Kuncinya adalah beli di tempat terpercaya dan pastikan unit yang kamu terima adalah barang resmi bergaransi nasional.
Kesimpulan:
-
Dahua dan Hilook sama-sama punya garansi 2 tahun resmi dari distributor
-
Pastikan kamu membeli di toko atau mitra resmi, bukan barang non-resmi atau import mandiri
-
Dari sisi jaringan layanan, Dahua sedikit lebih unggul karena lebih banyak teknisi dan dukungan produk di pasaran
-
Jangan hanya lihat “berapa lama” garansinya, tapi juga “seberapa mudah” proses klaimnya
Kalau kamu mau aman, minta toko tempat kamu beli menjelaskan skema garansi sejak awal. Dan kalau kamu butuh bantuan pasang sekaligus dengan layanan garansi terjamin, sunojoyo.com siap bantu dari awal sampai tuntas, termasuk bantuin klaim kalau sewaktu-waktu unit bermasalah.
5. Kemudahan Instalasi: Hilook Lebih Ramah untuk Pemula
Buat kamu yang sedang mempertimbangkan untuk pasang CCTV, pertanyaan besar lainnya adalah: “Bisa pasang sendiri nggak, ya?” atau “Ribet nggak kalau nanti mau pasang ulang?” Nah, kemudahan instalasi ini sering kali jadi faktor penentu, apalagi kalau kamu bukan orang yang terlalu paham soal teknis atau belum pernah pasang CCTV sebelumnya.
Di sinilah perbedaan antara Hilook dan Dahua mulai terlihat cukup jelas, terutama dari sisi pengalaman instalasi dan dukungan teknis di lapangan.
Hilook: Cocok Buat Kamu yang Mau Pasang Sendiri (DIY-Friendly)
Salah satu alasan kenapa Hilook banyak digemari pemula atau pengguna rumahan adalah karena sistemnya memang dirancang agar lebih mudah digunakan dan dipasang. Bahkan, tidak sedikit orang yang berhasil pasang sendiri sistem CCTV Hilook di rumah tanpa bantuan teknisi profesional.
Mengapa bisa semudah itu?
-
Perangkat Praktis dan Plug & Play:
Hilook sering menyediakan paket CCTV lengkap (kamera + DVR + kabel + power supply) dalam satu box. Ini sangat memudahkan buat pemula karena tidak perlu bingung memilih komponen satu per satu. Bahkan kabel coaxial + konektornya pun biasanya sudah include. -
Petunjuk Instalasi Sederhana:
Buku panduan dari Hilook umumnya cukup jelas, ditambah lagi banyak tutorial di YouTube atau komunitas teknisi yang membahas secara spesifik instalasi sistem Hilook. -
Aplikasi HilookVision Mudah Dipakai:
Untuk pengguna biasa, aplikasi HilookVision sangat simpel. Cukup scan QR code di DVR/NVR, kamu sudah bisa mengakses kamera dari smartphone kapan saja. Tidak perlu setting IP manual atau utak-atik jaringan yang rumit. -
Cocok untuk Area Kecil atau Sederhana:
Kalau kamu ingin pasang CCTV di rumah, toko kecil, atau kos-kosan, instalasi Hilook tergolong cepat dan tidak membutuhkan keahlian khusus. Cukup punya bor tembok dan sedikit waktu luang, kamu bisa pasang sendiri dalam 1 hari.
Dahua: Lebih Profesional, Tapi Butuh Sedikit Pengetahuan Tambahan
Beda halnya dengan Dahua, yang memang lebih sering dipasang untuk skenario yang lebih kompleks atau oleh teknisi profesional. Meskipun sistemnya tetap user-friendly, fitur-fitur yang dimiliki Dahua membuat proses instalasi bisa sedikit lebih rumit jika kamu belum pernah berurusan dengan CCTV sebelumnya.
Apa yang membuatnya lebih menantang?
-
Lebih Banyak Fitur = Lebih Banyak Setting:
Karena Dahua mendukung fitur-fitur seperti smart detection, perimeter alert, hingga integrasi ke alarm atau access control, maka proses instalasinya membutuhkan pemahaman jaringan dan pengaturan konfigurasi yang lebih kompleks. -
Fleksibilitas Tinggi = Perlu Perencanaan:
Sistem Dahua bisa digunakan untuk proyek besar hingga puluhan kamera. Maka dari itu, perlu perencanaan jalur kabel, power supply terpisah, pemetaan area, hingga pemilihan kamera yang tepat (misalnya fixed, dome, bullet, atau PTZ). -
Aplikasi DMSS Lebih Canggih, Tapi Lebih Teknis:
Aplikasi DMSS dari Dahua punya banyak pengaturan lanjutan, seperti backup otomatis, remote playback, sampai pengaturan bandwidth. Ini sangat berguna bagi pengguna profesional, tapi bisa jadi membingungkan untuk pemula yang hanya ingin sekadar melihat video langsung dari HP. -
Butuh Bantuan Teknisi untuk Hasil Maksimal:
Di proyek-proyek besar, Dahua memang lebih optimal jika dipasang oleh teknisi berpengalaman. Bukan karena sulit, tapi karena teknisinya tahu cara mengatur semua fitur agar maksimal sesuai lokasi dan kebutuhan.
Jadi, Mana yang Lebih Mudah Dipasang?
-
Hilook jelas lebih cocok untuk kamu yang:
-
Baru pertama kali pasang CCTV
-
Punya area kecil dan kebutuhan sederhana
-
Ingin hemat biaya teknisi
-
Butuh hasil cepat tanpa setting rumit
-
-
Dahua cocok buat kamu yang:
-
Ingin sistem CCTV yang bisa dikembangkan
-
Butuh fitur keamanan lanjutan
-
Siap dibantu teknisi untuk hasil profesional
-
Punya lokasi yang luas dan banyak titik pantau
-
Tips Praktis: Pasang Sendiri vs Gunakan Jasa Instalasi
Kalau kamu memilih Hilook dan area pemasangan cukup mudah (misalnya dinding beton atau plafon gypsum), kamu bisa coba pasang sendiri. Tapi jika kamu ingin sistem CCTV yang lebih awet, rapih, dan tidak merepotkan di kemudian hari, pakai jasa instalasi profesional seperti dari sunojoyo.com akan sangat membantu.
Tim teknisi akan membantu mulai dari desain jaringan, pemilihan kamera sesuai sudut terbaik, hingga setting DVR dan aplikasi mobile. Bahkan jika kamu pakai Hilook sekalipun, kamu bisa tetap dibantu dari awal sampai selesai.
Siapa Cocok Pilih Dahua, dan Siapa Cocok Pilih Hilook?
Setelah membahas dari sisi harga, fitur, kualitas gambar, garansi, hingga kemudahan instalasi, kamu mungkin mulai punya gambaran tentang perbedaan antara Dahua dan Hilook. Tapi pertanyaan besarnya tetap: “Saya harus pilih yang mana?” Nah, untuk membantumu membuat keputusan yang lebih tepat sebelum pasang CCTV, bagian ini akan merangkum siapa yang cocok memilih Dahua, dan siapa yang lebih cocok pakai Hilook, berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
🎯 Kamu Cocok Pilih Hilook Kalau…
-
Kamu baru pertama kali pasang CCTV.
Kalau kamu belum pernah berurusan dengan sistem CCTV sebelumnya dan ingin coba dulu sistem pengawasan sederhana di rumah atau toko, Hilook bisa jadi pilihan aman dan efisien. -
Kamu punya budget terbatas.
Dengan harga lebih ekonomis, Hilook tetap memberikan kualitas yang cukup baik untuk kebutuhan pengawasan standar. Cocok buat yang ingin sistem keamanan tanpa menguras dompet. -
Kebutuhanmu tidak terlalu rumit.
Misalnya, kamu hanya ingin memantau halaman rumah, pintu depan toko, atau area parkir kecil. Hilook sudah cukup fungsional untuk itu semua. -
Kamu ingin pasang sendiri tanpa teknisi.
Sistem Hilook relatif mudah dipasang, bahkan oleh orang awam. Banyak tutorial dan sistem plug & play yang memudahkan instalasi secara mandiri. -
Kamu tidak butuh fitur canggih.
Kalau kamu hanya butuh kamera yang bisa merekam, dipantau dari HP, dan memberikan notifikasi gerak standar, maka Hilook sudah mencukupi.
Hilook adalah pilihan entry-level yang pas untuk pengguna rumah tangga, pelaku UMKM, pemilik kos, dan siapa saja yang butuh sistem CCTV simpel, murah, tapi tetap bisa diandalkan.
🎯 Kamu Cocok Pilih Dahua Kalau…
-
Kamu butuh sistem CCTV jangka panjang.
Kalau kamu ingin sistem yang bisa di-upgrade seiring waktu (misalnya dari 4 kamera jadi 8 atau lebih), Dahua menawarkan fleksibilitas yang lebih baik. -
Kebutuhan pengawasan kamu serius dan kompleks.
Untuk area luas seperti gudang, kantor, pabrik, atau toko besar, Dahua punya banyak varian kamera dan fitur yang bisa disesuaikan. -
Kamu menginginkan hasil gambar maksimal.
Teknologi night vision berwarna, smart IR, dan kompresi efisien dari Dahua membuat hasil rekaman lebih tajam dan tahan lama di penyimpanan. -
Kamu butuh fitur keamanan canggih.
Seperti deteksi wajah, deteksi gerak pintar, hingga integrasi ke sistem alarm atau access control — semua bisa dilakukan dengan sistem Dahua. -
Kamu ingin hasil pemasangan profesional.
Dengan dukungan teknisi yang luas, Dahua lebih cocok untuk dipasang oleh profesional agar fitur-fiturnya bisa bekerja optimal.
Dahua adalah solusi kelas menengah hingga atas, cocok untuk kamu yang ingin sistem pengawasan serius, punya area besar, dan mengutamakan teknologi serta daya tahan.
📌 Jadi, Apa Pilihan Terbaik?
Sebenarnya tidak ada satu “pemenang” mutlak antara Dahua dan Hilook. Semuanya kembali ke kebutuhan dan prioritasmu. Kalau kamu butuh murah dan simpel, Hilook jawabannya. Tapi kalau kamu butuh performa tinggi dan fitur yang bisa diandalkan jangka panjang, maka Dahua lebih ideal.
Kalau kamu masih ragu, saran terbaik adalah konsultasi langsung ke ahlinya, karena setiap lokasi pemasangan punya tantangan dan kebutuhan berbeda. Di sinilah kamu bisa mengandalkan tim Sunojoyo.com untuk bantu kamu pilih yang paling pas—baik dari sisi anggaran, teknis, maupun efisiensi jangka panjang.
❓ FAQ Seputar Pasang CCTV, Hilook vs Dahua
1. Apakah Hilook cukup bagus untuk CCTV rumah?
Iya, Hilook cukup bagus untuk pemakaian rumah tangga, terutama kalau kamu hanya butuh pengawasan sederhana. Dengan resolusi 2MP–4MP dan fitur night vision dasar, Hilook bisa memantau pintu depan, garasi, halaman, atau area sekitar rumah dengan baik. Harganya pun lebih terjangkau. Tapi kalau kamu ingin kualitas gambar lebih tajam di malam hari atau fitur yang lebih canggih seperti deteksi gerak pintar, sebaiknya pertimbangkan Dahua.
2. Apa keunggulan Dahua dibanding Hilook?
Dahua unggul dari sisi fitur, kualitas gambar, dan skalabilitas sistem. Misalnya:
-
Night vision berwarna (ColorVu/Smart IR)
-
Deteksi gerakan pintar
-
Bisa integrasi ke sistem alarm dan access control
-
Lebih stabil untuk sistem skala besar (rumah 2 lantai, kantor, gudang)
Jadi kalau kamu punya kebutuhan pengawasan yang lebih serius dan ingin sistem CCTV yang bisa di-upgrade di masa depan, Dahua adalah pilihan yang lebih fleksibel dan powerful.
3. Berapa biaya pasang CCTV lengkap (Hilook vs Dahua)?
-
Hilook: Mulai dari Rp2 juta – Rp3 juta untuk 4 kamera + DVR + kabel + instalasi standar
-
Dahua: Mulai dari Rp2,5 juta – Rp4 juta untuk paket serupa, tergantung tipe kamera dan kualitas resolusi
Harga bisa lebih tinggi jika kamu menambah titik kamera, minta fitur tambahan (seperti remote viewing), atau perlu penyesuaian teknis khusus. Untuk harga pasti dan konsultasi kebutuhan real di rumah/kantor, lebih baik hubungi teknisi profesional seperti tim dari sunojoyo.com.
Butuh Bantuan Pasang CCTV yang Tepat? Konsultasi Gratis di Sunojoyo.com
Sekarang kamu sudah tahu perbedaan lengkap antara Dahua vs Hilook — dari harga, fitur, kualitas gambar, hingga kemudahan instalasi. Tapi kalau masih bingung memilih yang paling pas untuk rumah, toko, atau bisnismu, jangan khawatir.
👉 Tim teknisi dari sunojoyo.com siap bantu kamu dari A sampai Z. Mulai dari survei lokasi, rekomendasi tipe kamera terbaik, pemasangan rapi, hingga setting aplikasi di HP. Kamu cukup duduk santai — kami yang urus semuanya!
💬 Butuh bantuan cepat? Langsung klik link WhatsApp di website dan tim kami akan bantu konsultasi GRATIS tanpa komitmen apa pun.
📍 Layanan kami tersedia untuk area:
📸 Ingin lihat hasil pemasangan kami? Silakan cek dokumentasi dan testimoni real pelanggan di Instagram:
👉 @jasa.pasangcctvsurabaya
💬 Butuh bantuan cepat? Langsung klik link WhatsApp di website dan tim kami akan bantu konsultasi GRATIS tanpa komitmen apa pun.
🔒 Amanin properti, amanin pikiran. Sunojoyo siap bantu.





